Tanaman Tanduk Rusa

Kelas: XI.1

Nama Anggota:

1. Alifa Azka Prasetyaningsih

2. Aurelia Zela Salsabila

3. Lintang Dwi Seruni

4. Nabila Sabafini

5. Nabilah Dwi Ariani

6. Rizki Aulya Fitri

7. Shafiyyah Alinnita Putri 



Tumbuhan tanduk rusa, yang juga dikenal sebagai paku tanduk rusa, adalah kelompok tumbuhan paku epifit yang tergolong dalam genus Platycerium. Tanaman sejenis paku-pakuan ini banyak ditemukan menempel atau menggantung di Pepohonan besar. Memiliki nama latin Platycerium bifurcatum, di Indonesia sendiri terkenal dengan sebutan Simbar Menjangan.

Keindahan daunnya yang menjuntai panjang membuat tanaman ini sering dijadikan tanaman hias dan bentuknya menyerupai Tanduk Rusa, sehingga disebut tanaman Tanduk Rusa. Tanaman ini mampu bertumbuh tinggi sampai 90 cm di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

Ciri khasnya adalah memiliki dua tipe ental (daun) dengan bentuk dan fungsi yang berbeda:

1. Ental pelindung: Tebal, kaku, dan berwarna coklat, berfungsi untuk melindungi rimpang dan akar.

2. Ental subur: Bercabang-cabang dan berwarna hijau, berfungsi untuk fotosintesis dan menghasilkan spora.

Tumbuhan ini umumnya menempel pada cabang-cabang pohon besar dengan kondisi ternaungi hingga 60% dari cahaya matahari penuh. Sebagian besar jenisnya ditemukan di hutan hujan tropis dengan kelembaban udara tinggi, namun ada pula yang tumbuh di daerah yang relatif kering.

Rhizome (akar bercabang) tanduk rusa lunak namun liat, bergerombol dan menjalar pendek pada batang pohon atau bebatuan. Akarnya tumbuh pada rimpang dan melekat erat pada permukaan tempatnya menempel. Entalnya agak tebal, tumbuh dari rimpang, dan duduk.

Taksonomi

Berikut adalah taksonomi lengkap tumbuhan tanduk rusa:

Kerajaan: Plantae

Divisi: Pteridophyta (Paku-pakuan)

Kelas: Polypodiopsida

Ordo: Polypodiales

Famili: Polypodiaceae

Genus: Platycerium

Manfaat

Tumbuhan tanduk rusa memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

1. Tanaman hias: Bentuknya yang unik dan menarik menjadikannya tanaman hias yang populer.

2. Obat tradisional: Beberapa spesies Platycerium telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit.

3. Media tanam anggrek: Ranting tanduk rusa yang sudah tua dapat digunakan sebagai media tanam anggrek epifit

Komentar